BEGITU memasuki salah satu bangunan perkantoran moderen, Royal Office Building (Robin), sentuhan klasik desain maupun interior begitu kental dan menyejukkan hati. Apalagi setelah menikmati view di sekitarnya, kondisi nyaman dan aman, begitu terasa.
Royal Office Building adalah perkantoran modern . Gaya arsitektur dan desainnya mengadopsi bangunan-bangunan terkenal di dunia, yaitu Jin Mao di China, Gate Rowes Waharf Amerika Serikat, National Museum di Australia, Big Ben Inggris, National Bank, Miniatur Chrysler dan Pan Am, Amerika Serikat.
Kedelapan bangunan megah, mewah, klasik, sekaligus eksklusif itu terpadu secara serasi, sehingga nampak sangat menonjol dibanding bangunan lain di sekitarnya. Desain dan interior di masing-masing ruangan berbeda, namun terpadu secara serasi, sehingga kesan mewah terasa dominan.
Mengingat lokasinya di pusat kota, tepatnya di Jalan Madukoro Raya 8A, Puri Anjasmoro, Semarang, bangunan tersebut juga nampak menonjol dan paling megah di antara bangunan lain.
Bangunan gedung perkantoran yang ditangani CV Family Inti Sejati itu, berlantai tiga dan empat. Dari lantai tiga atau empat pemandangan di sekitar, seperti PRPP dan suasana laut di Pantai Marina atau Tanjung Emas, nampak jelas dan memesona.
Mengangkat Citra
Buyamin, Direktur CV Family Inti Sejahtera mengemukakan, pembangunan kompleks perkantoran megah dan modern tersebut antara lain dimaksudkan untuk membantu mengangkat citra Kota Semarang, sehingga tidak terkesan tertinggal dibanding kota besar lain seperti Surabaya, Medan, Bandung.
‘’Di Jawa Tengah dan Semarang khususnya, banyak perusahaan besar dan berhasil, sehingga sudah saatnya Semarang memiliki gedung perkantoran ekslusif dan mewah. Sebab secara langsung, kondisi kantor yang ditempati mampu mengangkat citra perusahaan yang menempati. Kepercayaan stake holder pun juga meningkat,’’ ungkapnya.
Lokasi Stategis
Masing-masing lantai seluas 270 meter persegi, dan terbagi menjadi beberapa ruangan. Material bangunan yang digunakan di tiap lantai sebagian besar kombinasi keramik, marmer, dan gipsum. ’’Tiap unit dilengkapi lift, sehingga kesan modern juga menonjol,’’ tambah Buyamin, Direktur CV Family Inti Sejati.
Bangunan tersebut bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, kantor perbankan, lembaga pendidikan, lembaga keuangan, bahkan showroom.
Kelebihan lain, lokasinya bisa diakses dari segala penjuru, sehingga pengguna tidak akan terjebak kemacetan arus lalu lintas. Juga dilengkapi akses jalan khusus menuju Bandara Ahmad Yani. ‘’Hal ini menunjukkan bahwa kami benar-benar siap mengantisipasi denyut kehidupan bisnis baru berlingkup internasional yang segera hadir,’’ tambahnya.
Warga masyarakat yang ingin bekerja sama mendukung taman flora dan fauna bisa menghubungi Lisa, Telp 08164254221 dan Jesi Telp 02470778188.
Sabtu, April 09, 2005
Perkantoran Mewah Robin
Diposting oleh
Sri Mulyadi
di
21.24
0
komentar
Label: properti
Minggu, Mei 09, 2004
Taman Flora dan Fauna Diresmikan
KEINGINAN para hobies flora dan faunan di Semarang khususnya untuk memiliki tempat untuk berkumpul dan berbagi pengetahuan serta pengalaman, dalam waktu dekat akan terwujud. Mei 2009 nanti CV Family Inti Sejati akan meresmikan taman flora dan fauna, sekaligus exhibition hall atau gedung pertujukan/pameran. Sarana itu juga bisa dimanfaatkan oleh para hobies flora dan fauna untuk berkumpul.
Menurut Buyamin, Direktur CV Family Inti Sejati, di lokasi seluas kurang lebih 8.000 meter persegi itu dibangun 50 stan atau kapling, masing-masing berukuran 6 x 3 meter. Tanaman yang ditampilkan/dijual mulai bunga berbagai jenis hingga tanaman hortikultura. Sedangkan jenis hewan antara lain burung, kucing, reptil, anjing, kelinci, dan sebagainya. Termasuk pula segala jenis ikan air tawar maupun laut, beserta perlengkapan/peralatannya.
''Di Semarang khususnya belum ada pengembang kawasan perumahan atau developer yang menyediakan sarana seperti itu, padahal warga penggemar tanaman, ikan, dan binatang piaraan jumlahnya sangat banyak. Untuk itu kami optimistis sarana yang kami sediakan akan banyak diminati, sekaligus sebagai sarana wisata,'' ungkapnya.
Bagi peminat tidak perlu mengeluarkan uang, sebab tempat dikelola dengan sistem kerja sama atau bagi hasil yang saling menguntungkan. ''Kalau dijual harganya pasti sangat tinggi, sehingga butuh modal cukup besar. Untuk itu demi meringankan beban calon pengguna kami tempuh dengan model kerja sama.''
Bagi dokter hewan yang berkeinginan membuka praktek di tempat itu juga dilayani. Sementara masyarakat yang membutuhkan tenaga ahli taman sekaligus tanamannya, para penghuni siap pula melayani. ''Segala asesoris yang berkaitan dengan tanaman dan binatang juga tersedia,'' tambahnya.
Exhibition Hall
Yang lebih menarik, pengembang membangun exhibition hall atau tempat pameran atau arena pertunjukan. Nantinya secara bergilir pemilik stan bisa memanfaatkan gedung tersebut, baik untuk pameran tanaman, ikan, maupun binatang. Dapat pula dimanfaatkan untuk kontes anjing, kucing, bahkan lomba burung.
Seperti halnya Royal Food Square, bisnis flora dan fauna ke depan juga sangat cerah. Lokasi taman flora dan fauna, berdampingan dengan kompleks rumah makan tradisional Pondok Daun dan cuma beberapa puluh meter dari Royal Food Square. Dengan demikian, pengunjung rumah makan internasional maupun tradisional, langsung bisa singgah ke taman flora dan fauna.
’’Kawasan yang kami bangun memang sengaja dipadukan untuk saling mendukung. Begitu memasuki kawasan masyarakat bisa menikmati wisata kuliner internasional, tradisional, taman flora dan fauna, ke pantai Marina, objek lain yang masing-masing punya daya tarik tersendiri,’’ ungkap Buyamin.
Warga masyarakat yang ingin bekerja sama mengisi taman flora dan fauna, bisa menghungi Patric Hp 08886555532.
Diposting oleh
Sri Mulyadi
di
21.23
0
komentar
Label: properti